Batuk bukan berarti corona
Namaku Adelia safitri aku lahir di Garut, 18 agustus 2OO4, aku bukan anak kecil lagi ,aku disekolahkan lebih cepat dibandinh teman ju yang lain aku sekarang mau ke kelas 12 di umurkuv yang masih 15 tahun.
Ini cerita based on true story , kala itu kelas 11 setelah uts diliburkan 1 minggu mengingat tryout kelas 12 , setelah itu ternyata liburnya ditambah dong jadi 2 minggu mengingat adanya virus corona, aku ga begitu senang maah takut banget akan adanya virus menyeramkan yang menyerang nafas tersebut..'zzuuuzuuuumuuuuzuu
Dari hari minggunya aku langsung cus ke Bandung ya undi Cibaduyut lah tepatnya di Cibaduyut ya.Kami dilarang keluar terlalu jauh karena takut terpapar virus COVID19 Tersebut.Aku bermain didalam rumah bersama saudara saudaraku. pas aku batuk saudara ku bilang ^awas corona^ hell, dia bilang gitu lohh :( lalu aku bilang ^mana mungkin aku kan ga dari mana - mana^ cetusku
Tak beberapa lama aku pergi ke undangan saudaraku di Gedung Otista tak selang beberapa hari,, posisinya aku sudah dirumah kakakku yang di perumahan GBI dan awalnya dilarang pergi ya namanya juga bocah nikahan sodara ya pengen liat hehe. Aku disana ga begitu berdekatan sama orang lain kok, dan sebelum masuk aku di test makai laser suhu badan ku.
Di pernikahan itu tak banyak orang datang hanya keluarga dan beberapa orang ,karena ya aku tau lagi musimnya corona hehe . Aku ikut acara sawer yang buat aku rada close up sama orang lain. pokonya hari itu terasa asik asik saja.
Besoknya aku pulang diantar kakakku pakai mobilnya honda jazz ke rumah. Saat itu aku tak merasakan apa-apa cuman agak pusing ya namanya juga habis dari perjalanan.Aku tidur , selang 1 hari aku mulai batuk, pilek, aku tidak menghiraukannya, namun orang orang di sekelilingku seperti tidak suka Di dekati aku. Aku mengurung diri dikamar dan esoknya bertambah buruk, tenggorokan ku sakit sekali , suara menjadi serak, dan nafas ku bersuara.
Esoknya akuditemani tenan baikku pergi ke klinik terdekat dan aku ternyata tidak apa-apa . Alhamdulillah yaallah ucapku. Aku di resepkan obat influenza seperti Amoxcilin, paracetamol, dan vitamin c. Selang beberapa hari aku pulih dan tidak merasakan sakit itu lagi. Jadi janganlah takut, periksakan diri bila terjadi gejala COVID-19 kalo kamu takut malah kamu tidak akan pernah tahu posisi tubuh dan daya tahan tubuh kamu sekarang.
Husu
#INDONESIATANVACOVID-19

Tidak ada komentar:
Posting Komentar